Angelina Sondakh Tahu Soal Ketua Besar

JAKARTA - Istilah bos besar dan juga ketua besar seolah menjadi misteri dalam kasus suap Wiswa Atlet.
Bos besar dan ketua besar memang menjadi santer karena disebutkan beberapa kali dalam percakapan melalui blackberry antara anggota DPR Angelina Sondakh dan Mindo Rosalina Manulang.
Terdakwa kasus suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, di pengadilan Tipikor, Rabu (4/1), mengakui bahwa yang dimaksud bos besar adalah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Namun, siapa itu ketua besar? Nazaruddin menyerahkan jawabannya kepada Angelina dan Rosa.
Saat ditemui di pengadilan Tipikor, Rosa enggan memaparkan identitas ketua besar. Bahkan Rosa mengaku harus diingatkan kembali soal berita acara pemeriksaan (BAP) dalam persidangan berikutnya. Rosa lupa isi BAP yang sudah diterangkannya dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK.
Bahkan, Rosa terkesan menghindar saat ditanya identitas ketua besar. Rosa hanya menjelaskan, sebaiknya tanya saja pada Angelina siapa yang dimaksud ketua besar. Padahal, percakapan soal ketua besar jelas tertulis dalam bukti percakapan lewat BBM antara Rosa dan Angelina. “Itu kan yang nanya kan Bu Angie yah, sebaiknya tanyakan beliau, ketua besar itu,” ujarnya.
Pengacara Nazaruddin, Elsa Syarif, juga enggan menyebutkan identitas ketua besar. Dirinya hanya mengatakan bahwa dalam persidangan akan terbongkar identitas ketua besar tersebut.
Meski jelas-jelas Rosa telah menyebutkan Angelina tahu identitas bos besar dan ketua besar, hingga kini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK belum memanggil Angelina sebagai saksi. Nama Angelina juga telah disebutkan dalam BAP Nazaruddin.
Juru bicara KPk Johan Budi juga menyerahkan pada proses persidangan di pengadilan Tipikor untuk membongkar identitas bos besar dan ketua besar.
Selain itu, menurut Johan, KPK hingga kini tidak melakukan pencekalan terhhadap Angelina. Sebab Angelina bersikap kooperatif dan menghadiri setiap pemanggilan penyidik KPK untuk diperiksa. “Sejauh ini dia kooperatif,” tandasnya di Kantor KPK, Rabu (4/1).
Sumber : MI















Free Backlinks >>>
YA JELAS TAU LHA WONG ..DIA YANG MEMBAGIKAN UANGNYA….
Korupsi yang hampir 5 dekade sudah mengkontaminasi jati diri bangsa yang notabene nya tercermin dalam sebuah akulturasi kepekatan kultur dan spektrum nya tergantikan 0leh paham2 kapitalis, imprialisme, kemudian atmosper kekuatan besar ini harus di lumpuh kan dengan kekuatan besar juga dan dapat di wujud oleh ketanguhan sebuah keberanian serta kesucian hati yang praktik nya dapat dilapas kan dengan kejujuran…