DPC PD Mojokerto Akui Terima Uang Dari Kubu Anas dengan Jumlah Besar

Mojokerto – Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Mojokerto, Muktiono Budi mengakui dana yang dibagikan kubu Anas Urbaningrum dalam kongres PD di Bandung lalu. Karena kubu Anas membagikan jumlah uang dalam jumlah besar, Anas akhirnya terpilih menjadi ketua DPP.
“Kubu Anas memang membagikan uang dengan jumlah yang tak wajar pada kongres di Bandung lalu, sehingga dia menang,” kata Muktiono Budi saat bincang-bincang dengan wartawan di Stasiun Mojokerto, Senin (20/2/2012).
Menurutnya, pada kongres Mei 2010 lalu di Bandung, ada tiga kubu calon ketua umum. Yakni, Marzuki Alie, Andi Malaranggeng dan Anas Urbaningrum. Saat kongres tersebut, kubu Anas dipimpin oleh Nazaruddin.
Muktiono Budi sendiri mengaku mendapat uang pengganti transportasi dengan nilai yang sangat wajar dari salah satu kubu calon ketua umum. Namun, transportasi yang jumlahnya sangat tidak wajar, dibagikan kubu Anas oleh Nazaruddin.
“Calon lain memberi uang pengganti transport jumlahnya wajar. Tapi dari Anas, jumlahnya besar dan tidak wajar,” ujar pria yang akrab disapa RM Budi ini.
Namun, Muktiono Budi tidak bersedia menyebut besarnya uang pengganti transportasi yang ia terima maupun uang transport tidak wajar yang dibagikan kubu Anas. Karena memberi uang dengan jumlah besar ini, Anas akhirnya terpilih sebagai ketua DPP PD dalam kongres tersebut.
“Karena itulah, Anas bisa memenangkan kongres itu. Sebab, jumlah uang sangat tak wajar,” imbuh pria berkaca mata ini.
Meski demikian, Muktiono Budi menolak berkomentar terkait pelengseran Anas Urbaningrum dari kursi Ketua Umum DPP PD. “Soal pelengseran itu bukan urusan saya,” tutupnya.
Sumber: detikNews















Free Backlinks >>>